Aku Jatuh Cinta ke Vivo S1

Aku Jatuh Cinta ke Vivo S1

Kalian pernah mencintai kemudian tidak bisa memiliki? Sakit yah. Tapi tenang nggak akan begitu kalau kalian jatuh cinta ke Vivo S1. Kenapa? Karena harganya yang masuk di akal, masuk di kantong.

Kenapa aku khawatir kalian jatuh cinta ke Vivo S1?

Tentu ini bukan tanpa alasan yang jelas, atau ada alasan tapi alasannya kaleng-kaleng. Tentu saja tidak sayang, mana pernah aku begitu, kan? Tsaah. Eh, ini seriius ya, nggak kaya dia yang cuma janji-jani manis doang.

Aku seserius itu tentang kekhawatiran jatuh cinta ke Vivo S1 ini. Vivo S1 ini ponsel idaman pria-wanita, tua-muda, milenial-baby boomer. Dia memikat. Dengan berbagai fitur yang mampu bersaing ketat. Vivo S1 wajar dikhawatirkan menggoda uang di tabungan kita.

jatuh cinta ke vivo s1

Saat katanya manusia tak ada yang sempurna, Vivo S1 ini justru mendekat sempurna. Pernah dengar tentang ini?

“Biasanya, yang cantik suka kurang pintar, yang pintar suka kurang cantik. Karena Tuhan itu adil.”

Nah, yang begitu nggak berlaku di Vivo S1. Dia cantik, dia pinta, dia menawan. Bagaimana nggak, body-nya yang aduhai, kameranya yang pengertian ditambah lagi prosesornya yang pintar. Dia kurang apa? Wajar kalau aku jatuh cinta ke Vivo S1. Sampai sejenak melupakan si “kamu”.

Tentang cinta yang ini, datangnya nggak tiba-tiba. Cinta yang ini cerdas sekali, sebelum kemudian jatuh aku riset dan cari tahu. Bagaimana dia sebenarnya? Aku hanya tak ingin jatuh lagi di tempat yang sama. Karena selamanya, jatuh cinta yang buta tak akan pernah menyenangkan.

Aku berselancar di dunia maya, kemudian bertanya pada kawan-kawan di dunia nyata tentang si dia. Tentang lebih dan kurangnya, dan kuputuskan untuk menerima dia yang hampir sempurna. Iya, dia, Vivo S1.

Aku mau pamer sedikit ke kalian, detail hasil kepo aku ke Vivo S1. Pasti kalian tahu, wanita adalah detektif paling canggih saat jatuh cinta. Ini aku jabarin hasil jadi detektifku ke Vivo S1.

 

Screen Touch ID yang bikin jatuh cinta ke Vivo S1

 

Dia berbeda, itu yang aku tahu, dia tak sama. Saat ini masih belum banyak ponsel pintar yang punya screen touch ID. Bahasa gampangnya, itu loh jadi si finger printnya di layarnya gitu.

Jadi, kalian nggak perlu repot-repot raba-raba bagian belakang buat cari tempat finger printnya. Dan, bahkan katanya juga, tingkat akurasi kemanannya sampai di 90%. Dijamin aman, kamu nggak perlu khawatir lagi.

 

Jatuh cinta ke  layar 6.38″ Super AMOLED Ultra All Screen, si Vivo S1

 

Ini spesial sih buat aku, mau tahu kenapa? Aku kebetulan adalah pengguna ponsel dengan tipe layar ini setahun terakhir. Dan, puas. Banyak sih yang ngegunjing nggak enak tentang layar ini.

Ngegunjing apa aja tuh? Banyak, dari mulai gosip kalau dia lemah, mudah hancur katanya. Dia tak berdaya, tetap boros kalau lightingnya di full-in. Yeh, malih ini mah layar jenis apa juga bakal boros kalau perlakuan anda begitu.

jatuh cinta ke vivo s1

Yang aku rasakan ya, batrai jadi super awet dengan layar ini, mata juga tak cepat lelah walau berlama-lama menatapnya. Oia, yang paling penting juga ada fitur always on display yang hanya mengkonsumsi sedikit daya.

 

32MP AI Selfie Camera

 

Ini penting buat aku, jelas karena tingkat narsistik yang lumayan parah. Emang sih, aku bukan golongan yang akan post foto selfie di feed instagram. Tapi jujur, aku adalah golongan yang akan bikin vlog ala-ala di instagram story.

Paham ya kenapa mega pixel kamera selfie jadi begitu penting buat aku. Ini jelas lebih penting dari dia yang tak kunjung memberi status dari hubungan kita yang tak pernah jelas. Apa deh.

Selain mega pixelnya yang agak di luar nalar, kamera selfienya juga menyematkan fitur AI. Artificial intelegence, ini tuh beda sama artificial flavor yang penuh kepalsuan. Dia jauh lebih palsu lagi, eh. Nggak gitu maksudnya, dia ini cerdas, pintar dan bijak.

Dia paham, mana jerawat yang mesti disamarkan, keriput yang mesti dihaluskan, dia bijak dalam melakukan auto edited pada hasil foto. Dia membanggakan.

 

AI Triple Rear Camera, kamera belakang Vivo S1

 

Rear kameranya bagaimana? Tenang, tetap gahar dan mumpuni kok. Untuk kamera belakang tersemat 3 lensa berderet rapi di ujung kiri. Kamera pertama hadir dengan 16 MP keluaran Sony dengan tipe IMX499. Istimewanya? Ketajamannya yang sudah pasti tidak diragukan lagi.

jatuh cinta ke vivo s1

Untuk kamera kedua, tersemat kamera ultra wide angel dengan resolusi 8 MP. Dengan kamera ini, ponsel Vivo S1 berkemampuan mengambil gambar dengan bukaan lensa sampai 120 derajat. Alias kamu bisa foto yang super lebar, tanpa jeda tanpa gangguan.

Cocok buat yang suka ngaku-ngaku travel blogger kaya aku.

Nah, kamera ketiganya adalah tipe kamera depth sensor. Tentunya untuk mendukung kebutuhan foto-foto bokeh ala feed-feed instagram jaman ini.  Kalau dipikir-pikir, kemampuan jeprat-jepret ponsel ini cocok banget ya buat influencer berbiaya tak seberapa kaya aku ini.

 

4500 mAh Battery, makin jatuh cinta ke Vivo S1

 

Aku tuh udah nggak paham lagi, jangan salahkan aku jatuh cinta ke Vivo S1.  Tolong jangan salahkan cinta yang liar ini, apa sih. Tapi ini beneran, bayangkan saja sudah layar Super Amoled-nyamenjamin keiritan daya. Sekarang pakai ditambah kapasitas batrai sebesar ini.

Udah nggak paham lagi aku tuh, bagaimana bisa ini semua da padamu oh Vivo S1? Kenapa kamu begitu pengertian ke aku yang sangat akrab dengan layar ponsel. Aku nggak butuh yang keren tapi bolak-balik duduk deket stop kontak. Karena tempat ngopi favoritku yang kopinya enak itu jarang stop kontak.

jatuh cinta ke vivo s1

Dari berbagai kesempurnaan, dia punya kelemahan. Belum beralihnya dia dari lubang colokan jaman lama. Padahal akan sangat keren kalau sudah diganti type c. Tapi tak apa, aku masih bisa menerimanya.

 

Pilihan Warna

 

Hidup kadang butuh pilihan, agar kamu bisa sedikit merasa bimbang. Atau justru kamu menjadi begitu galau, begini lah hidup. Bahagianya tiada akhir, bukan deritanya ya, karena aku bukan Ci Pat Kai.

Pilihan warna dari Vivo S1 ini emang fix bikin galau setengah hidup. Bagaimana nggak, warna skyline bluenya gemes banget, tapi cosmic greenya bikin lebih jatuh cinta lagi. Aku kemudian bimbang dibuatnya. Karena begini lah jatuh cinta, tak selamanya bahagia. Kadang harus bimbang, kdang juga cemburu, eh.

jatuh cinta ke vivo s1

Kalau kalian pilih warna apa? Kalau aku cosmic green aja, karena biru warna kesukaan dia. Aku takut nggak bisa move on.

 

Support System dari Tim Vivo

 

Setelah kalian tahu tentang alasan aku yang jatuh cinta ke Vivo S1 kalian pasti jadi ikutan ya. Sudah aku duga kawan, nggak apa kok dia diciptakan ratusan bahkan ribuan unit. Kita bisa sama-sama mencintai, dan tetap sama-sama memiliki.

Bahkan, kita bisa sama-sama belajar memahami si dia di vivo club. Tempat ini merupakan komunitas smartphone android vivo, jadi kita bisa saling memahami di sana. Menambah pengetahuan cara merawat dia dengan sepenuh cinta.

Vivo club juga merupakan forum diskusi pengguna vivo dan forum handphone android. Pas banget kan buat kalian yang masih newbie di dunia per-Vivoan. Aku juga kok, karena jujur ini kali pertama aku jatuh cinta ke Vivo.

Supaya makin akrab dan makin paham jangan lupa buat sering main-main ke link-link di bawah ini.

 

– instagram: @vivoclub_indonesia

– facebook fan page: Vivo Club Indonesia

– Youtube Channel: Vivo Club Indonesia

– Forum: vivoclub.id

 

Sekian curhatan tentang cinta ini di mbaktiti.com. Cinta yang beralasan, cinta yang dikepo-in dulu, cinta yang tidak buta. Kita harus tetap cerdas dalam mencintai, dalam memilih siapa yang pantas dicinta. Seperti yang sekarang sedang aku usahakan, menabung untuk memiliki si dia.

Terima kasih Vivo S1, kamu mengobati sedikit, luka yang sudah digorekan oleh si “kamu” begitu parah. Terima kasih.

 

 

 

 

5 thoughts on “Aku Jatuh Cinta ke Vivo S1

  1. Wah seru banget nih HP Vivo S1. Dengan keunggulannya yang seperti ini, sepertinya si kamu sudah jauh ditinggalkam ya Mbaktitidotkom?

  2. Kamu seh sukanya “nyuekin” jadi ditinggalin khan..😁
    Emang yah. Cantik itu butuh biaya.. yah sekarang nggak usah perawatan deh beralih aja ke si dia “vivo S1”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *