Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja?

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja?

“Duh iri deh sama kamu yang pernah backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu gitu.”

Banyak sekali ucapan semacam itu terdengar begitu nyaring. Kalau ada yang tanya, apakah backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu itu adalah salah satu mimpi yang memang aku niatkan diwujudkan akhir 2017 lalu? Tentu saja tidak, aku sebelumnya nggak begitu bernafsu jalan-jalan ke luar negri, maklum kuli corporate, jadi mana mungkin akan dengan mudah spending much moneyuntuk jalan-jalan ke luar negri.

Mungkin beberapa dari kalian memang menjadikan perjalanan semacam ini sebagai impian, kalau aku sendiri ini adalah perjalanan hasil hasutan teman. Jadi, jalan-jalan backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu itu bukan perkara sederhana dan mudah. Persiapan yang kami berdua lakukan sungguh tak main-main dan tentunya memakan banyak sekali waktu.

Kami merencanakan perjalanan ini sejak pulang dari Bintan, Agustus 2016. Sama nggak niatnya dengan perjalanan backpackerke Jepang-Korea 2 minggu, ke Bintanjuga begitu adanya. Kami bertiga berencana ke Pari, lalu salah satu dari kami harus tugas ke Bintan, dan akhirnya kita berdua, aku dan Leni nyusul ke Bintan.

Backpackerke Jepang-Korea 2 minggu ini juga ide mereka berdua, Leni dan Yuan yang entah kesambet setan apa kok yah iseng ngecek diskon di web Airasia. Lalu, ini mereka berdua dengan bercanda menawarkan perjalanan backpackerke Jepang-Korea 2 minggu. Ini ngajak backpackerke Jepang-Korea 2 minggu kayak ngajak main ke CCM. Sudah cukup lucu ya teman-teman saya ini, sangat menggemaskan memang.

Tapi, tak ada yang lebih menggemaskan dari kenyataan bahwa di tengah obrolan serius backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu tiba-tiba Yuan Indrian Tasmaja membatalkan keikutsertaanya. Ingin kucekik saat itu lehernya. Tapi, berhubung semangat sudah sangat membara, kami tak peduli. Dengan baterai kenekatan yang masih 98%, aku berdua Leni tetap pada rencana awal.

Tiket Berangkat (CGK-KIX)

 

Kita dengan sangat rajin bolak-balik cek tiket di web Airasia, bahkan saat tak ada promo juga kita tetap cek. Saking rajinnya dan saking ngarepnya dapet tiket murah. Lalu, hari itu datang, saat tiba-tiba tiket CGK-KIX ditawarkan dengan harga 1.6 juta saja. Sebenarnya yang membuat perjalanan backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu agak rumit dalam cari-cari tiket promo adalah, kami berangkat dan pulang tidak di bandara yang sama. Ini kan susah cari promonya, kami pesan tiket berangkat ini sudah dari sekitar bulan Desember 2016.

Tiket Pulang (ICN-CGK)

 

Lalu, masih dengan sangat rajin cek tiket ICN-CGK tanpa lelah. Sampai akhirnya di suatu sore di bulan Juli, kita menemukan tiket 2.1 juta dengan bagasi 20kg untuk berdua. Irit, maklum namanya juga backpacker. Lalu, dengan sangat semangat kita mulai baca blogpostsana-sini tentang perjalanan orang-orang yang backpacker-anjuga ke Jepang dan Korea.

Kesulitannya di sini adalah, sangat susah menemukan cerita perjalanan orang-orang yang langsung ke dua negara ini secara sekaligus. Jadi, walhasil kami harus banyak improvesana-sini. Tapi, bukan Titi-Leni namanya kalau nggak jadi berangkat hanya karena kurang referensi.

Kita berdua rajin banget cek map, hyperdia, web resmi pariwisata Jepang dan Korea. Kerjaan kita tiap weekendpulang gymadalah duduk berdua ngobrolin perjalanan ini. Tapi, kita kan nggak bisa juga cuma ke sana doang tahun itu. jadi tetap lah sepanjang tahun, kita jalan dan naik gunung tipis-tipis. Kesibukan jalan kesana-kemari ini yang membuat kita hampir melupakan 3 hal penting dari perjalanan ini.

Tiket Jepang-Korea (HND-ICN)

 

Tiket Jepang-Korea yang belum sempat kita beli, Visa Jepang dan Visa Korea yang belum kita urus. Kita berdua berangkat 4 November 2017, di bulan Agustus kita baru mulai was-was karena sadar belum menyiapkan yang 3 ini. Akhirnya kita mulai buka skyscanneruntuk cari penerbangan termurah Jepang-Korea. Kita akhirnya dapet budgetair-nyaANA, adalah si Peach Airlines Yang pesannya juga penuh drama dan air mata. Kita dapat harga 900k HND-ICN dengan bagasi 20kg buat berdua.

Visa Jepang & Visa Korea

Selesai urusan tiket kita mulai cari tahu masalah visa Jepangdan Korea, googling, tanya-tanya orang sambil mempersiapkan segala dokumen. Dari mulai pas foto sampai print-an buku rekening dengan saldo yang harus terihat tajir sist. Atau, kamu nggak bakal jadi berangkat hanya karena kedutaan takut kalian menggembel di negaranya.

Ini seru banget sih urusan visa, dari mulai Visa Jepang yang tiba-tiba pindah ke Lotte Shopping Avenue untuk urusnya, ditambah ada biaya administrasi yang bikin nyesel kenapa nggak urus dari kemarin-kemarin. Belum lagi Visa Korea yang aku pikir akan jadi lebih sederhana mengingat Leni sudah pengalaman, malah justru yang bikin paling pengen nangis nunggunya.

Beres urusan Visa, yang menghabiskan budget kurang lebih 1 juta rupiah. Kita lanjut untuk cari tahu apa saja yang harus kita siapkan dari Indonesia, atau bisa dibilang lebih murah siapin di sini dari pada nanti repot antre di sana.  Ada tiga theme parkbesar yang bikin kita mupeng pengin datengin di Jepang, tapi kan harus milih, ini namaya hidup say.

Tiket USJ, Wifi & Willer (Yang Dibeli Di Jakarta)

Akhirnya kami choose Universal Studio Japan (USJ) karena ada Harry Potter Area-nya, padahal aku ngerti juga nggak. Baca bukunya aja nggak, dan nonton filnya pun nggak. Kami memutuskan beli tiket di HIS Mid Plaza, karena dibanding-bandingin ini yang paling murah saat itu. Sekalian aku langsung sewa wifi pocketjuga di sana. Ini sebenarnya bisa sampai 10 orang, dan kita hanya pakai ini untuk berdua.

Tapi, serius sih wifi pocketini sangat banyak menolong perjalanan backpackerke Jepang ini. Signalnyasangat kuat di mana pun kita berada, beneran. Dan bahkan sampai kita lagi di MRT bawah tanah juga masih super kenceng. Untuk tiket USJ, kita dapet harga 980k/orang dan wifi pocket-nya 700k buat berdua, 8 hari di Jepang.

Beres ini, kita mulai cari willer bus untuk bobo dan transportasi dari Osaka ke Tokyo. Kita pesan online langsung dari webnya mereka, dapat harga 500k, lumayan lah dibanding harus beli tiket Sinkansen. Dan lagian ya, overnight tripyang berangkat dari Osaka malam kemudian tiba di Tokyo pagi kayak gini, banyak faedahnya loh. Mulai dari biaya yang lebih murah, pengalaman overnight tripdi Jepang dan mengurangi budgetpenginapan satu malam. Lumayan banget kan? Bisa jadi tips juga nih buat yang emang niat “backpackeran”.

ITTENERARY

 

Setelah siap semua, sampailah kita di hari yang di tunggu-tunggu, Jumat 4 November. Kita juga dibuat bersyukur sama Airasia yang reschedule.Karena kita dapat penerbangan Jumat malam dengan harga Sabtu pagi. Jumat ini kita masih kerja di kantor masing-masing, Leni masih ngantor di Ciracas dan aku di Mega Kuningan. Untuk mengurangi segala drama, kita memutuskan untuk ketemuan langsung di Bandara, langsung di terminal keberangkatan.

Penerbangan CGK-KUL berjalan lancar jaya, tanpa drama, masih mulus kayak pantat bayi. Kita sampai KLIA 2 tengah malam, sempat mampir salat di musholanya yang nyaman, sempat juga jajan di Burger King yang saosnya asem semua. KUL-KIX juga lancar jaya, kita subuh-subuh sudah landingcantik di KIX. Di sini lah drama dimulai.

Kita berdua antre imigrasi untuk keperluan cap paspor di KIX, antrean cukup panjang mengingat pesawat yang memang ukurannya nggak kecil. Kami masih exciteddan bengong-bengong nggak percaya kalau kita sudah terbang sejauh itu. Dan see? Penampilan kita luar biasa gembel pokoknya, namanya juga pulang kerja langsung flight, wajarlah.

Sampailah giliran kami, aku masih lancar, si masnya ngomong apa aja aku masih bisa komunikasi dengan baik. Walaupun agak loading dikarenakan si mas ini ngomong Inggris ala Jepang, yang banyak imbuhan -to. Belum lagi dia pakai masker juga, sempurna, makin sulit dimengerti. Dan, si Leni nyangkutlah di imigrasi, hanya karena sedikit kesalah pahaman, tapi untungnya kita bawa semua berkas printed. Ini tips juga buat kalian, siapkan itteneraryperjalanan, bukti booking hotel sampai tiket pulang, penting!

Ini aku bagikan ittenerarysingkat perjalanan nekat kita backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu.

Hari Pertama

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 1
Umeda Sky Building, Japan.
  • Landing cantik di Kansai International Airport, Osaka, Japan.
  • Umeda Sky Building.
  • Dotonburi.

Hari Ke-2

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 2
Osaka Castle, Japan.

Hari Ke-3

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 3
Fushimi Inari Shrine, Kyoto.
  • Fushimi Inari Shrine.
  • Arashiyama Bamboo Forest.
  • Dotonburi.

Hari Ke-4

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 4
USJ, Japan.
  • Universal Studio Japan.
  • Bus malam ke Tokyo.

Hari Ke-5

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 5
Shibuya, Tokyo, Japan.
  • Shibuya Area (Include Hachiko Statue).
  • Harajuku Street.

Hari Ke-6

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 6
Museum Doraemon, Noborito, Japan.
  • Museum Doraemon.
  • Tsukiji Fish Market.
  • Odaiba Area.
  • Tokyo Tower.

Hari Ke-7 dan Ke-8

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 7
  • Hakone Area (Mt.Fuji sightseeing)
  • Flight to Seoul.

Hari Ke-9

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 8
Gyongbokgung Palace, Seoul.
  • Landing di ICN, Seoul, Korea Selatan.
  • Gyongbokgung Palace.
  • Cheonggyecheon Stream.
  • Belanja di Myongdong.

Hari Ke-10

 

Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja? 9
Nami Island, South Korea.
  • Nami Island.

Hari Ke-11

 

  • Soerak San.

Hari Ke-12

 

  • Doksogung Palace.
  • Haneul Park.
  • Belanja di Dongdaemun.

Nah, di atas adalah Ittenaerary backpacker ke Jepang-Korea 2 minggu yang kami susun dengan susah payah, nangis darah, berantem bolak-balik, ribut ini itu. Tapi syukurnya sampai juga dikata sepakat, beda sama hubungan kita yang sampainya di kata pisah, eh.

Oia, selama backpackerke Jepang-Korea 2 minggu kita memesan semua penginapan kita di booking.com. Kenapa kita pilih booking.com? Karena pembayaran dilakukan di tempat dan kita masih bisa cancel tanpa ada kerugian apapun. Ini berasa banget, waktu kita di Hakone, aku salah pesan tanggal hotel, akhirnya kita nggak bisa nempatin hotel itu. Jadi, kita cancel dan langsung cari lagi di tanggal yang benar.

Ini aku kasih harga beserta nama pengianapan yang aku tinggali selama backpackerke Jepang-Korea 2 minggu.

  1. Osaka: Zipang Hotel, 4 hari 3 malam, 9700 Yen.
  2. Tokyo: Trace Guest House, 3 hari 2 malam, 9400 Yen.
  3. Hakone: Hakone Gaku, 2 hari 1 malam, 6600 Yen.

Nah, sekian cerita panjang lebar backpackerke Jepang-Korea 2 minggu. Dan semoga bermanfaat, menginspirasi, dan tentunya melegakan hati para pembaca. Selayaknya para pemberi harapan, artikel ini juga tidak akan selesai hanya sampai di sini.

Aku akan updatelagi kisah detail perjalannya di postingan berikutnya. jangan bosan menunggu.

25 thoughts on “Backpacker Jepang Korea 2 Minggu, Kemana Aja?

  1. Hai Mbaktitidotkom. Selalu serunya jalan bareng sahabat. Kapan saya diajak jalan bareng kalian? Sepertinya akan lebih seru ya. Kebayang nih backpackeran dua mingguan di Jepang Korea karena ulasan Mbaktitidotkom kok super menggoda untuk dicoba ya.

  2. Aku sudah baca postingan Mbak Titi tentang backpackeran ke Korea-Jepang ini dan mupeng beneran…ternyata bisa juga dihemat ya, di sini ditambahkan ulasan itinerarynya pulaaak
    Duh, aku belom ke sana karena suamiku ga suka hahaha..
    Ini masih nunggu anakku yang mulai seneng yang berbau Jepang terutama, biar ikutan bujuk Bapaknya.
    Nanti aku kepoin lagi blog Mbak Titi kalau dah ada rencana ke sana.
    Makasih infonya ya Mbak

  3. Wah ke Jepang dan Korea sekaligus ya mantap benar.

    Tipsnya tentang printed dokumen termasuk tiket pesawat benar-benar terasa manfaatnya. Karena kebetulan saya pernah checkin online di salah satu maskapai negeri jiran, ternyata saat ke counternya tetap harus membawa printed dokumennya. Untungnya ada, kalo gak, bisa repot urusannya.

  4. Liburannya puas banget ka kenyaaang, klo aku cuti liburan ke Jepang sekaligus ke Korea langsung habis cutinya gak bersisa.
    Terima kasih ka sharingnya bermanfaat banget.

  5. Ajib… luar biasa banget mbak pengalamannnya.. bikin mupeng.. Totalnya keluar berapa duit mbak? Trus kalian pake bank apa? Bawa cash berapa?

  6. Kak makasih udah sharing pengalaman Jepang Koreanya ya. Bikin iri wkwwkwkw. Kak boleh gak share soal total budget keseluruhan? Kira2 abis berapa 2 minggu ke dua negara itu?

    Biar buat bayangan aja kak, kalo2 nanti ada rejeki bt ke negara2 tersebut. Hehehe

    Btw, emg bener klo mau ke Jepang sama Korea hrs ada tabungan sekitar 40 juta? Mohon pencerahannya kak hehe

    1. Total semua ya, bersih. Udah sama tiket PP, oleh2 buat keluarga dan teman2, belanja2 dll. Kurleb 17jutaan deh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *