Backpacker Jepang – Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary)

Backpacker Jepang – Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary)

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 1


Percakapan Telegram grup (TrioBaper)  sepulang dari Bintan.

Yuan (Y) : Eh, Jepang, yuk.
Leni (L)  : Yuk, bertiga lagi.
Aku (A)   : Ah, males. Gue izin enggak ikut yak.
L : Enggak asyik nih si Titi. Ayolah!
Y : Iya nih, mumpung ada tiket promo PP cuma 2,4 juta aja.
L : Ayolaah, Ti. Paling 10 jutaan kok sama biaya hidup di sana.
Obrolan berlanjut menjadi lebih serius, aku yang awalnya enggak mau akhirnya luluh juga.
Akhirnya kami memutuskan untuk memulai merencanakan perjalanan ini dengan lebih serius, perjalanan yang rencananya akan kami kerjakan di akhir tahun depan. Itu artinya kami punya waktu 1 tahun untuk mengumpulkan pundi-pundi dana perjalanan.
Saat aku mulai berminat, benar-benar ingin pergi, berekad bulat, lagi-lagi Yuan membuat rencana buyar berantakan. Saat kami sudah mulai memesan tiket keberangkatan, dia justru terlihat tidak serius dan main-main.
Dasar, aku dan Leni memang wanita keras kepala, bukannya membatalkan perjalanan kami justru membukatkan tekad untuk tetap berangkat walaupun tanpa Yuan.
Aku berdua Leni mulai sibuk dari akhir tahun lalu. Sibuk pilih tanggal baik ―macam mau nikahan saja kami―, sampai sibuk beli tiket. Bahkan, yang awalnya perjalanan ini hanya di Jepang satu minggu, sampai melebar jadi Jepang-Korea dengan total perjalanan 2 minggu. Dari yang awalnya cari tiket promo PP Jakarta-Jepang, beruabah cari tiket Jakarta-Jepang, Jepang-KorSel, KorSel-Jakarta.
Kami luar biasa sibuk setahun terakhir, ditambah egoismeku yang tetap enggak mau libur naik gunung dan jalan-jalan dekat nan manja. Jadi, makin sibuk lah kami dibuat oleh jadwal liburan. Kami berdua berencana berangkat di awal November, awalnya pagi di 4 November.
Tapi, ternyata Tuhan jauh lebih baik, di sekitar bulan-bulan Mei kami dihubungi pihak maskapai bahwa kami harus memilih tanggal lain. Dan, kami mengajukan tanggal 3 November, dengan waktu transit di KLIA lebih sebentar, yang itu artinya kami sudah pasti gagal untuk sejenak keluar di Kuala Lumpur.
Tapi tak masalah, kami mendapat tiket di Jumat sore seharga tiket Sabtu pagi, dengan waktu transit lebih sebentar juga. Itu artinya kami berkesempatan untuk menambah jumlah hari kami di Jepang, kabar baik bukan? Yang awalnya kami berniat 7 hari di Jepang, berubah jadi 8 hari.
Entah kenapa, banyak sekali yang kepo, “Dapet tiket pesawat berapa duit, Ti?”. Maka dari itu saya akan coba jabarkan, kira-kira berapa uang yang saya habiskan untuk tiket pesawat.
Jakarta (CGK) — Osaka (KIX)        : 1.6 Juta
Haneda (HND) – Seoul (ICN)       : 0.9 Juta
Seoul (ICN) – Jakarta (CGK)         : 2.2 Juta
Jadi, total tiket pesawat kita ditotal-total, bahkan enggak sampai 5 juta rupiah. Pasti enggak sedikit dari kalian yang bertanya-tanya, kok bisa sih dapet segitu? Pesen di mana? Kok murah sih?
Oke, saya akan puaskan rasa penasaran kalian yang sudah tak terbendung lagi. Jadi, kenapa kita bisa dapet harga sekompetitif itu. Karena kita memakai jasa situs pencarian tiket yang super mudah, sederhana dan harga yang kompetitif yaitu JD.id.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 2
Pasti enggak sedikit yang heran ya? Loh gak salah mbak? Bukannya ini situs belanja online ya? Nah, benar sekali, tepat, memang kalian bisa beli apapun juga di sini, termasuk tiket pesawat murah. Buat kalian yang hobby jalan-jalan, pelesiran, senang-senang, menjelajah, berterbangan, cobain deh pengalaman mudah pesan tiket pesawat dengan JD Flight, malahan sekarang bahkan bisa banget juga loh pesan hotel juga di JD Hotel. Buat kamu-kamu yang males bolak-balik ribet buka banyak situs buat belanja ini itu, pesen tiket pesawat, konser dll, sampai pesan hotel sekalipun, pas banget nih mencoba pengalaman dengan JD.id.
Cara pesan tiket pesawat dari JD.id ini, beneran super gampang loh, enggak perlu ribet, resah apalagi bimbang. Kalian tinggal buat account di JD.id, kemudian login, lalu mulai cari tuh tulisan flight. Di sana dengan sangat mudahnya kalian bisa pilih-pilih tanggal baik, dari mana kalian mau berangkat, tujuan hidup kalian, eh maksudnya tujuan destinasi kalian, jangan lupa juga isi jumlah orang ya, lalu klik.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 3
Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 4
Kansai Interational Airport, Osaka, Japan.

Setelah kalian klik dengan mudah, langsung lah JD.id tampilkan semua harga tiket dari berbagai maskapai dengan variasi harga yang beragam. Yang lebih menyenangkannya lagi, destinasinya pun tak terbatas, bahkan tiket Tokyo-Seoul pun bisa aku langsung cari di sini, benar-benar memudahkan kehidupan travelermalas macam aku. Jadi, sekarang paham kan gimana kita bisa dapet tiket murah dengan mudah, tanpa ribet, risau dan gelisah.
Setelah masalah pertiketan selesai, segalanya jadi lebih mudah dan jelas arah tujuannya. Kami mulai menyusun ittinerary. Penasaran kan,  perjalanan seperti apa yang kami rancang 2 minggu Jepang-Korea, di bawah ini aku coba bocorkan ke kalian ya.

Day 1
Landing cantik di Kansai International Airport, Osaka, Japan.
Umeda Sky Building.
Dotonburi.
Day 2
Osaka Castle.
Nara Area.
Dotonburi.
Day 3
Fushimi Inari Shrine.
Arashiyama Bamboo Forest.
Dotonburi.
Day 4
Universal Studio Japan.
Bus malam ke Tokyo.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 5
Hachiko Statue

Day 5
Shibuya Area (Include Hachiko Statue).
Harajuku Street.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 6
Doraemon Museum, My dream come true.

Day 6
Museum Doraemon.
Tsukiji Fish Market.
Odaiba Area.
Tokyo Tower.
Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 7
Fuji San from Hakone Area

Day 7-8
Hakone Area (Mt.Fuji sightseeing)
Flight to Seoul.
Day 9
Landing di ICN, Seoul, Korea Selatan.
Gyongbokgung Palace.
Cheonggyecheon Stream.
Belanja di Myongdong.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 8
Nami Island

Day 10
Nami Island.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 9
Soerak San

Day 11
Soerak San.
Day 12
Doksogung Palace.
Haneul Park.
Belanja di Dongdaemun.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 10
PULANG


Day 13
Pulang, ICN – CGK

Nah, di atas adalah Ittenaerary yang kami susun dengan susah payah, nangis darah, berantem bolak-balik, ribut ini itu, tapi syukurnya sampai juga dikata sepakat, beda sama hubungan kita yang sampainya di kata pisah, eh.

Setelah Ittenerary tersusun dengan manis, kami langsung putar otak apa saja yang mesti kami beli dan siapkan dari Indonesia. Setelah bertapa, berselancar sana-sini, tanya si ono, si itu, akhirnya kami memutuskan untuk menyiapkan untuk membeli beberapa item ini dari Indonesia.
·      Tiket Willer Bus, Osaka-Tokyo, sekitar 500 Yen, langsung dari situsnya.
·      Tiket Universal Studio Japan, 980 Yen, beli di HIS.
·      Wifi portable 8 hari di Jepang, 700 ribu rupiah, beli di HIS juga.
·      Booking Hotel, pastinya di JD.id dong.

1.    Osaka: Zipang Hotel, 4 hari 3 malam, 9700 Yen.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 11


2.    Tokyo: Trace Guest House, 3 hari 2 malam, 9400 Yen.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 12


3.    Hakone: Hakone Gaku, 2 hari 1 malam, 6600 Yen.

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 13

Backpacker Jepang - Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary) 14


Nah, sekian cerita panjang lebar persiapan liburan Jepang-Korea, yang jadi lebih mudah karena JD.id. Semoga bermanfaat, menginspirasi, dan tentunya melegakan hati para pembaca. Selayaknya para pemberi harapan, artikel ini juga tidak akan selesai hanya sampai di sini.
Aku akan update kisah detail perjalannya di postingan berikutnya. So, jangan bosan menunggu ya. Segera akan muncul related post untuk tiap-tiap Ittenarary di atas.
Baca juga cerita liburan seru kita di Pulau Penyengat dan Bintan.
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Indonesia Corners dan JD.ID. Artikel ditulis berdasarkan pengalaman dan opini pribadi.

Ini adalah detail perjalanan selama 12 hari di Jepang dan Korea. Silahkan diklik, dibaca, dinikmati dan dikomen juga boleh 🙂

Jepang Day 1
Jepang day 2 (Part 1)

57 thoughts on “Backpacker Jepang – Korea (Biaya, Tiket, Sampai Ittinerary)

  1. Subhannallah.. serunya perjalanan mbak Titi ke Jepang… Ingin juga bisa berangkat ke sana.. belum pernah pergi ke luar negeri xiixixi.. Salam kenal ya mbak 😀

  2. Waaa, Jepang. Impian aku banget bisa kesini. Tapi pengennya sih liburan pas salju. Pasti lebih mahal ya? Aku tunggu cerita selanjutnya ya mbak

  3. Hello mbak titi. Kita di hobby yang sama. Traveling! Congratulations. Kaki anda sudah menapaki Jepang. Banyak hal hal ya g bisa kita pelajari dan eksplorasi dinegara maju seperti jepang. Jepang adalah negara animasi kartun terbaik didunia. Sehingga banyak enthusiast Cartun animasi belajar ke jepang. Salah satu Bisnis saya adalah animaso art visual untuk salah satu film kartun Favorite anak yaitu Doraemon. Semoga next time kita bisa ke Jepang bareng!aaaaammmiiiin.

  4. Murce banget tiketnyaaaa… tapi kalau saya tetep kudu dikali 4 krn ngajakin rombongan sirkus kalau pergi2. Tapi seru juga sih ya sesekali pergi solo (ma temen) 😀
    Jd kalau ditotal sekitar 15 juta utk trip mandiri Jepang-Korea?

  5. Wah destinasi impianku dan suami ni mbak. Bermanfaat banhet tulisannya, bisa aku jadikan acuan budget jika berkesempatan ke Jepang dalam waktu dekat. Pengen banget ke museum Fujiko F. Fujio dan Detektif Conan >.<

  6. jepang salah satu negara impian yg ingin sy kunjungi
    semoga terwujud
    sepertinya harus nyari teman yang bisa diajak backpakeran nih
    biar lebih hemat daripada ikut tour travel ya
    btw itu di akhir tulisan katanya ada cerita tentang pulau penyengat dan bintan?
    kok di klik ga bisa ?
    kebetulan saya stay di pulau bintan

  7. Assalamualaikum Mba mau tanya ya boleh ya 🙂

    Kl untuk aplikasi visa tulis itin di form yg dpt dr kedutaan singkatnya ky gimana sih? Apa ky diatas? Misal cm tulis arrive haneda day 1 ke dotonburi dll ?

    Thank you sblmnya

  8. nggak sih yaaa, aku kemarin awal nov tuh belum winter sih, masih peak autumn gitu. Cuma udah lumayan dingin, sekitar 5-10 suhunya, aku pake baju biasa aja sih, tapi bawa jaket gunung. hhe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *