Laura Aurelia, Mengajarkan Saya Cara Bangkit

Laura Aurelia, Mengajarkan Saya Cara Bangkit

Sesuatu yang paling pasti adalah ketidakpastian itu sendiri. Pasti semua pernah dengar kalimat tersebut, sayapun juga pernah mendengarnya. Hanya saja, dulu saat mendengar kalimat tersebut tidak terlalu paham apa makna dibaliknya.

Pandemi COVID-19 ini mengajarkan saya akan arti sesungguhnya dari kalimat tersebut. Tidak sedikit teman-teman saya yang terkena dampak dari pandemi ini, baik dari segi ekonomi sampai mentalnya. Segala yang sebelumnya stabil dan baik-baik saja, tiba-tiba kacau tak terkendali.

Itu pun saya rasakan dengan nyata, bukan dari segi ekonomi, tapi lebih ke mental health. Saya adalah orang yang cukup aktif berkegiatan di luar kantor dan kerja di akhir minggu. Berkomunitas adalah stress release yang paling ampuh untuk mengahadapi berbagai tekanan yang saya rasakan. Tapi, pandemi ini memaksa saya beristirahat di rumah pada setiap akhir pekan. Seminggu, dua minggu awal tak masalah, tapi masuk minggu ketiga rasa bosan mulai merajai.

Awal-awal bahkan saya harus ikut merasakan WFH, betapa sulitnya menyesuaikan diri untuk ini. Apalagi dengan jenis pekerjaan saya yang sangat tidak memungkinkan untuk WFH. Apakah saya merasakan stres? Sedikit.

Laura Aurelia homecreditid

Akhir pekan yang sibuk tiba-tiba begitu lengang, tak ada meet up komunitas, tak ada meet up dengan beberapa kawan dekat. Selain akhir pekan yang lengang, rindu ke beberapa kawan juga terasa begitu gawat. Rutinitas hidup tiba-tiba berubah total.

Karena ini juga, akhirnya saya mulai belajar beradaptasi. Mulai rajin mencari bebagai referensi bacaan, tontonan sampai live dan webinar berbagai hal yang positif. Seperti Rabu lalu, saya memutuskan untuk bergabung dengan IG live Fun Talk #AyoMajuBersama dari @homecreditid bersama Laura Aurelia Dinda.

Laura Aurelia homecreditid

Siapa Laura Aurelia Dinda? Wanita cantik, cerdas dan bertalenta. Seorang atlet difabel nasional peraih medali emas dari cabang olah raga renang. Dari Fun Talk ini saya belajar bahwa ada hikmah di setiap musibah yang datang. Tinggal bagaimana kita menghadapi dan menyikapinya.

Laura mengenal dunia renang sejak usia 7 tahun, itu pun karena asma yang ia derita. Awalnya, bisa dikatakan Laura terpaksa melakukan olah raga ini. Tapi, seperti pepatah bahwa cinta datang karena biasa, akhirnya ia mulai jatuh cinta. Dan cintanya tak bertepuk sebelah tangan, karena memang kemampuanya dalam olah raga ini juga sangat baik. Bahkan sampai ia bisa menjadi atlet nasional.

Tapi, Tuhan punya rencana lain, yang kadang membuat kita kemudian berkesempatan untuk menuduh Ia tak adil. Sehari sebelum mengikuti kejuaraan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2015, Laura terjatuh di kamar mandi. Kecelakaan ini mengakibatkan tulang belakangnya rapuh. Laura tetap memaksakan melanjutkan keikutsertaan kejuaraan tersebut.

Sampai suatu hari, Laura ingin mengambil gawainya dan membungkuk. Gerakan sederhana ini ternyata mengakibatkan hal fatal. Tulang belakang Laura patah, dan sejak saat itu, kursi roda adalah sahabat setianya. Hal ini terjadi justru saat ia sedang amat jatuh cinta dengan olahraga renang, saat karirnya sebagai atlet baru dimulai.

Rasanya pasti perih, patah hati, remuk redam, saya nggak bisa bayangkan sih. Tapi, Laura untungnya bukan saya, ia bangkit bahkan kemudian menunjukkan pada dunia. Kursi roda bahkan tak mampu menghalangi mimpinya. Terbukti dengan dua medali emas yang ia menangkan pada ASEAN Para Games 2017. Bahkan Laura memecahkan rekor sebagai perenang tercepat mengungguli atlet Thailand. Mengagumkan bukan?

Dari Laura saya belajar tentang penerimaan atas setiap ketidakpastian, menyikapinya dengan kebersyukuran dan kekuatan untuk kembali bangkit. Laura juga membagikan 3 prinsip hidupnya: prioritas jangka panjang, jangan terlalu keras pada diri sendiri dan be kind to other.

Prinsip hidup yang Laura bagikan kemudian membuat saya terpaksa berkaca melihat jauh ke dalam diri. Mengoreksi diri tentang apa prioritas jangka panjang dalam hidup saya? Menanyakan tentang kemana mimpi-mimpi saya yang terabai? Laura membakar kembali semangat yang mulai padam dimakan waktu dan gagal yang beberapa kali itu.

Fun talk #AyoMajuBersama dari @homecreditid ini akan ada setiap Rabu malam jam 19.00. Saya jadi ketagihan, kisah Laura memicu saya kembali bangkit mengejar mimpi. Apalagi di minggu depan? Jadi nggak sabar.

 

 

4 thoughts on “Laura Aurelia, Mengajarkan Saya Cara Bangkit

  1. Masya Allah, aku bacanya sampe melow banget. Selalu ada jalan bagi yang mau berusaha sekuat tenaga. Kadang, kita mudah putus asa kalau apa yang kita impikan hancur berantakan. Tapi, sosok Laura dimana punya keterbatasan, malah semangat banget kejar cita-citanya. Inspiratif banget

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *